Peluang Bisnis

Internet dan Rezeki dari Arah yang Tak Terduga-duga

Internet, saya kira, merupakan salah satu temuan paling penting di abad modern ini. Sejak hadir sekitar 15 tahun silam, internet telah merubah begitu banyak relung kehidupan kita. Ia telah merubah cara kita membaca pengetahuan, merubah cara kita berinteraksi, dan mungkin juga merubah cara kita memaknai kehidupan.

Tapi lebih dari itu. Seperti yang diujarkan oleh Tom Friedman dalam buku The World Is Flat yang fenomenal itu, internet juga telah memberikan pemberdayaan yang begitu besar kepada individu di segenap penjuru jagat. Individual empowerment for a better world, begitu untaian kalimat indah yang pernah saya baca.

Begitulah, melalui medium internet, dan melalui caranya masing-masing, setiap individu bisa ikut “merubah dunia” dan menentukan masa depannya secara mandiri. Disini kita bisa menyaksikan bagaimana seorang anak muda berwatak progresif – melalui blognya – bisa memprovokasi lahirnya sebuah komunitas entrepreneur yang menggelora. Atau juga bagaimana kisah seorang anak muda yang tengah berjuang mempromosikan budaya batik ke segenap penjuru nusantara.

Dan tentu saja internet juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu medium untuk usaha ekonomi. Tempat dimana setiap individu yang cerdik bisa ikut berikhtiar mencari sesuap nafkah. Sebab siapa tahu dari situ ada segenggam rezeki nomplok yang bisa direngkuh. Dan persis, kisah internet dan rezeki nomplok inilah yang minggu lalu datang menyapa saya dengan tak terduga-duga.

Kisahnya berawal dari kolaborasi saya dengan seorang kerabat untuk memproduksi kaos dengan desain teks yang provokatif dan menghentak. Kaos dengan desain teks yang keren ini kemudian dijual secara online melalui www.bisniskaos.com. Dalam kolaborasi ini, saya kebagian tugas untuk meracik desain teks yang menyentak, inspiratif dan sekaligus berkelas.

Nah, karena mencium peluang bisnis dibalik riuhnya acara pilpres, saya kemudian mendesain satu kaos dengan tema Yudhoyono. Saya pikir kaos ini bakalan laku lantaran banyak simpatisan SBY di tanah air. It’s a good business opportunity, right?

sby-4-re.jpgAdapun teks desainnya adalah : Yudhoyono : One Vote for One Nation (desain kaosnya dapat Anda lihat difoto sebelah). Desain kaos ini kemudian segera kami pajang dan promosikan di situs online store kami.

Yang tidak kami sangka adalah para inner circles pak SBY ternyata juga ikut berkunjung ke web kami. Begitulah, di sebuah siang yang mendung, kami dipanggil untuk datang ke kediaman pribadi pak Presiden di Puri Cikeas (wah akhirnya, rakyat jelata seperti kami bisa juga diundang ke Puri Cikeas). Para inner circle itu bilang kalau pak SBY sudah melihat desain kaos kami, dan beliau sangat terkesan dengan kalimatnya (wah seneng juga mendengarnya….).

Selanjutnya, mereka juga menyampaikan maksud untuk membeli hak cipta desain teks dalam kaos itu. Setelah melalui sejumlah negosiasi, kami akhirnya sepakat menjual hak cipta desain itu dengan jumlah uang yang lumayan mak nyus (see, rezeki nomplok kadang memang datang dari tempat yang tak terduga-duga).

Sebagai rakyat kecil, saya merasa senang bahwa tagline yang saya buat bisa dipilih oleh pak SBY sebagai salah satu slogan dalam national campaign beliau (dan mulai kemarin, tag line yang keren abis itu mulai diiklankan secara masif melalui media Detik.com).

Kisah rezeki nomplok diatas tentu saja terjadi lantaran media internet. Melalui bantuan medium internet, setiap individu memang sejatinya bisa kian berdaya (empowered). Dengan internet, kita bisa merajut sebuah pergerakan, menciduk segenggam rezeki, ataupun menciptakan sesuatu yang bermakna demi lahirnya sebuah peradaban yang makin mulia (wuih heroik banget!).

Kita semua mungkin sepakat, dengan caranya masing-masing internet telah memberikan beragam keberkahan dan keajaiban dalam jejak kehidupan kita semua.

Dalam kasus Anda, saya kira salah satu keberkahan itu adalah bahwa Anda akhirnya bisa menemukan dan membaca Blog Strategi + Manajemen yang keren ini. Dan kemudian setiap minggu, Anda bisa mendapatkan sajian yang renyah nan mencerahkan. Gratis lagi.

Bukankah itu juga sebuah keberkahan yang layak Anda syukuri?

Post a Comment