Peluang Bisnis

WOw 354 TKI Terancam Hukuman Mati di Malaysia


Da'i Bachtiar
(inilah.com)

INILAH.COM, Surabaya - Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Da'i Bachtiar, mengatakan, hingga kini masih ada 354 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) dan warga negara Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di Malaysia.

"Dari jumlah itu, sebanyak 47 orang di antaranya telah divonis pengadilan setempat, akibat melakukan berbagai tindak kejahatan. Bulan ini sultan di Malaysia juga telah memberikan ampunan kepada 11 orang TKI yang sebelumnya divonis hukuman mati. Mudah-mudahan yang mendapatkan ampunan terus bertambah," katanya di Surabaya, Kamis (25/3).

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia akan terus mengikuti perkembangan proses hukum yang menimpa TKI dan WNI dengan memberikan bantuan konsultasi serta pendampingan hukum dengan menunjuk dan menyediakan pengacara.

"Di Malaysia setiap perkara hukum yang ditangani kepolisian dan peguam (kejaksaan) akan lebih cepat prosesnya karena dibatasi waktu, tetapi kalau sudah masuk di mahkamah (pengadilan), waktunya makin tidak jelas. Ini yang menjadikan TKI memilih tinggal di penampungan KBRI," ujarnya.

Dalam serangkaian road show ke sejumlah daerah, termasuk ke Surabaya itu, ia mengatakan Peguam Negara Malaysia atau kejaksaan agung meminta perwakilan atau staf KBRI di Malaysia terus memantau setiap perkembangan kasus hukum yang menimpa TNI dan WNI di Malaysia.

"Kalau proses dipantau terus, penanganannya akan cepat selesai. Kemarin, kami menangani kasus kekerasan yang dilakukan terhadap Nurbaidah, TKI asal Sumatra Barat dan prosesnya kini sudah hampir rampung," ucapnya.

Ia menjelaskan Nurbaidah meninggal dunia akibat pembunuhan yang dilakukan secara bersamaan oleh majikan dan anaknya. Hal itu berbeda dengan kasus meninggalnya Muntik, TKI asal Jember, Jawa Timur. "Tetapi kami tetap akan mengupayakan agar proses hukum Muntik cepat selesai," imbuhnya.

Kasus TKI di Malaysia yang proses hukumnya berlarut-larut, di antaranya Sri Lestari (Blitar, Jatim), Siti Hajar (Garut, Jabar), Nirmala Bonat (NTT), dan Mariana Bulu (NTT). Menurut dia, ada sekitar 150 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditelantarkan majikannya di Malaysia hingga kini masih tinggal di penampungan KBRI. [*/mut]

Sumber:

http://www.inilah.com/news/read/politik/2010/03/25/420662/354-tki-terancam-hukuman-mati-di-malaysia/
Post a Comment