Cari Artikel

Status Facebookmu Kualitas Hidupmu dan Harga Dirimu

Afwan ya Ikhwah fillah
(Barakallahu fiykum)...

Jika Antum katakan,
"FB inikan yg Punya Akun Saya, jadi terserah saya mau menulis Apa, kok kamu yg sibuk !!!,,,

Afwan ya Ikhwah fillah, Maka Ana jawab,,, Perkataan Antum semua, itu Benar adanya (Karena itu adalah Hak Antum sebagai Pemilik Akun), tapi,Izinkanlah sekarang Ana yg bertanya ......

Bukan salah satu hak seorang Muslim kepada saudaranya ialah saling nasehat menasehati ?
Bukankah pertemanan disarana FB ini, dibangun atas dasar Untk saling Nasehat dan Menasehati untk menapaki jalan menuju kepada Kebenaran ?
Afwan, ya Ikhwah fillah, Jika Antum katakan 'TIDAK' maka Ana Jawab ' Wallahu Ta'ala A'lam '... dan Jika Antum Jawab YA, Maka Ana katakan,Coba Mari Kita Renungkan dan Pikirkan Sejenak Kalimat dibawah ini....

Facebook bertanya,
“ Apa yg Anda pikirkan..?!”
Kami menjawab, “Haruskah kami menuliskan semua yg kami pikirkan..?! Hingga orang-orang tahu, apakah kami itu pengeluh,suka berkeluh kesah, pencerca, lemah, pecinta dunia, ataukah yg lainnya..!!
Atau sampai kami membuka aib- aib kami, yg mana Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah sembunyikan dari selain kami.. ?!”

Wallahul Musta'an...
NB : STOP !, Jangan Jadikan FB Sarana buku harian Kita, tapi Jadikanlah ia sebagai ladang kebaikan (itupun haruslah dengan Ilmu, Dalil dan Hujjah)...Karena ILMU lah yg membenarkan ni'at dan ni'at membenarkan amal... Ingatlah, Penulisan Statusmu adalah Harga dirimu....

ya Ikhwah fillah (Barakallahu fiykum)...
Imam Al- Bukhari Rahimahullah berkata :
Al-Ilmu Qobla al-Qouli Wal-'Amali {Berilmu sebelum Berucap dan Beramal)
Kaidah ini diambil Beliau dari firman Allah Subhanahu wa Ta'ala (yg artinya) :
Ketahuilah, bahwasanya tidak ada sesembahan yg berhak disembah melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu).  (Ushuuluts Tsalaatsah, Syaikh Muhammad bin Abdulwahhab Rahimahullah).
Syaikh Abdurrahman An- Najdi Rahimahullah berkata: Penulis (Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah )mengambil dalil dgn Surat Muhammad,Ayat 19 yg mulia ini atas wajibnya memulai dengan berilmu sebelum berkata dan beramal, sebagaimana Imam Al- Bukhari Rahimahullah mengambil kaidah Ushul Fiqh didalam Muqaddimah Kitab Shahihnya (Bab : Ilmu ) dari dalil dgn ayat tersebut atas kebenaran dari apa yg beliau memberi judul Bab dengannya.
Dan demikian, bahwasanya Allah Ta'ala memerintah Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam dengan dua perintah, dengan berilmu kemudian beramal. Dan memulai perintah dgn berilmu dalam Firman-Nya :
'' fa'lam annahuu Laaaaailaaha illallahu ''
kemudian mengiringi perintah dengan beramal dalam Firman-Nya :
'wastaghfir lidzambika' .
Maka ini menunjukkan bahwa tingkatan ilmu lebih dikedepankan daripada tingkatan amal. Dan bahwasanya Ilmu merupakan syarat dari benarnya perkataan dan perbuatan, maka keduanya tidaklah dianggap kecuali dengan Ilmu, dan Ilmu didahulukan atas keduanya, dikarenakan sesungguhnya Ilmu itu yg membenarkan niat dan niat yang membenarkan amal.
(Haasyiyah Tsalaatsatul Ushuul, Syaikh Abdurrahman bin Muhammad bin Qosim al- Hanbali an-Najdi Rahimahullah).
Afwan ya Ikhwah fillah (Barakallahu fiykum),

Seperti yg sudah kita ketahui Bersama-sama.. Sesungguhnya Ilmu (Sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah yg Shahih dengan Pemahaman Para Salafush Shalih dan orang-orang yg mengikuti Mereka dengan Baik) yg membenarkan Ni'at dan Ni'at lah yg membenarkan setiap Perbuatan...
ya Ayyuhal Ikhwah (Barakallahu fiykum), Mari Kita gunakan FB/Internet sebagai sarana kebaikan (itupun jika kita mampu,haruslah dgn Ilmu,dalil / hujjah).
Dan janganlah beranggapan bahwa apa yg kita lakukan di FB tidak memiliki akibat.

Karena Sesungguhnya ucapan, pendengaran dan hati akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Salah satunya adlh apa yg kita lakukan di Sarana FB ini... Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman (yang artinya) :
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. (Ingatlah) Ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada satu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). (TQS.Qaf, 16,17 dan 18).

"Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan dimintai pertanggung jawabannya."
(TQS.Al-Isra' , (17),36).
STOP !!! Jangan Jadikan FB buku harian Kita (Catatan tentang Apa yg Kita Pikirkan dan apa yg sedang Kita lakukan atau kerjakan), tapi Jadikanlah sarana FB ini menjadi Ladang Kebaikan (Tulisan yg bermanfa'at untuk diri kita dan orang lain dan Menyambung Silahturahmi jika bertemu disarana FB ini kepada Orang-orang atau Sahabat sudah lama tidak bertemu).

Wallahul Musta'an...
Afwan ya Ikhwah fillah, Coba perhatikan, dan Renungkan apa yg Ana tuliskan diatas, dan Insya Allah,Semoga Antum bisa memahaminya...
Astaghfiirullah wa atubu ilayka...
Ya Rabb,jadikanlah kami hamba-hamba- Mu yang mempunyai Akhlak dan lisan yg baik, yang senantiasa Berdo'a kepada-Mu dalam setiap keluh kesah kami dan hanya kepada-Mu pula kami meminta dan memohon Pertolongan...
Wallahu Ta'ala A'lam.

Insya Allah, Apa yg Ana tulis bisa bermanfa'at untk Ana khususnya dan Antum semua, dan jika Apa yg Ana tuliskan ini mengandung Kebaikan dan Suatu Realita yg ada , Maka, bantulah Ana untk menyampaikan Nasehat Moral ini, Dan jika penulisan ini menyimpang dari Tuntunan Syari'at, Maka jangan Ragu dan Bimbang, Nasehatilah dan luruskan Ana dengan Ilmu, Dalil dan Hujjah, Karena jika Dalil dan Hujjah telah Tegak, Maka, Insya Allah, Antum akan temukan Ana adalah Orang yg termasuk Ruju' pada Kebenaran. (UBHBS).

Barakallahu fiykum.
Ana Akhiri dengan Ucapan,
Subhanakallahumma wa bihamdika, Asyhadualla ilaha illaa anta, Astaghfiiruka wa atubu 'ilayka...
Oleh : Al-Akh Abi Fatih Hafizah

DI Rewrite Oleh Sutrisno Bachtiar Yusuf

Posting Komentar